Buku Desentralisasi Fiskal dan Dampaknya

Kategori: Buku Referensi | 36 Kali Dilihat
Buku Desentralisasi Fiskal dan Dampaknya Reviewed by Tya Chan on . This Is Article About Buku Desentralisasi Fiskal dan Dampaknya

Buku Desentralisasi Fiskal dan Dampaknya Buku Desentralisasi Fiskal dan Dampaknya | Kegagalan pembangunan di Indonesia yang disebabkan oleh kebijaksanaan yang menyimpang (misleading policy) telah membawa dampak melebarnya ketimpangan pembangunan antar wilayah dan antar kelompok pendapatan. Keadaan ini akan secara terus menerus mengancam dan membayangi proses pembangunan di Indonesia sehingga rentan terhadap… Selengkapnya »

Rating: 4.5
Harga:Rp 108.000

Order via Whatsapp

0822-4482-9641 (WA)

Format Whatsapp : ORDER#JUDUL BUKU#BANYAK BUKU (lampirkan gambar/screenshot sampul Buku) Nama Pemesan:Alamat Lengkap:No. Hp:
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU : obdp157t
Stok Tersedia
Kg
27-02-2018
Detail Produk "Buku Desentralisasi Fiskal dan Dampaknya"

Buku Desentralisasi Fiskal dan Dampaknya

Buku Desentralisasi Fiskal dan Dampaknya | Kegagalan pembangunan di Indonesia yang disebabkan oleh kebijaksanaan yang menyimpang (misleading policy) telah membawa dampak melebarnya ketimpangan pembangunan antar wilayah dan antar kelompok pendapatan. Keadaan ini akan secara terus menerus mengancam dan membayangi proses pembangunan di Indonesia sehingga rentan terhadap goncangan yang secara berulang akan menimbulkan krisis ekonomi, sosial dan politk yang menyengsarakan sebagian besar anak bangsa Indonesia. Otonomi daerah yang merupakan salah satu agenda reformasi digunakan untuk meredam berbagai gejolak yang diakibatkan oleh ketimpangan pembangunan antar daerah. Dengan kebijaksanaan desentralisasi fiskal melalui perimbangan keuangan antara Pemerinlah Pusat dan Daerah sebagaimana diatur dalam UU No 33 tahun 2004 diharapkan akan terjadi rasa keadilan di antara daerah serta pemerataan pembangunan antar wilayah sehingga ketimpangan pembangunan antar wilayah dapat dikurangi. Implementasi kebijakan desentralisasi fiskal dan otonomi khusus Papua sejak tahun 2001 hingga tahun 2011 ternyata belum mampu berperan secara optimal dalam mendorong pengentasan kemiskinan dan percepatan pembangunan di Provinsi Papua menjadi suatu fenomena yang melatarbelakangi lahirnya gagasan untuk melaksanakan penelitian ini. Melalui penelitian ini, penulis bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji pengaruh desentralisasi fiskal dan otonomi khusus Papua terhadap pertumbuhan ekonomi, sehingga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengelolaan belanja pemerintah dalam mendorong pengentasan kemiskinan dan percepatan pembangunan ekonomi di wilayah Provinsi Papua. Untuk mendukung penyelengaraan otonomi daerah tersebut dan mendorong pemanfaatan sumber daya nasional yang berkeadilan, maka diberlakukan desentralisasi fiskal yang diatur dalam UU No 33 tahun 2004. Kebijaksanaan desentralisasi fiskal merupakan salah satu aspek penting dalam pelaksanaan otonomi daerah. Dalam implementasinya desentralisasi fiskal dalam rangka otonomi daerah mengatur perimbangan keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Perimbangan keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah tersebut merupakan salah satu pilar penting dalam rangka mendorong terjadinya rasa keadilan antar daerah serta pemerataan pembangunan antar wilayah sehingga ketimpangan pembangunan selama ini dapat dikurangi. Hal ini sesuai dengan The Second Fundamental of Welfare Economics yang menyatakan bahwa sebenarnya pemerintah dapat memilih target pemerataan ekonomi yang diinginkan melalu transfer, perpajakan dan subsidi sedangkan ekonomi selebihnya dapat diserahkan melalui mekanisme pasar.

 

Detail Buku:
Judul: Buku Desentralisasi Fiskal dan Dampaknya
Pengarang: Suwandi.
Bidang Ilmu: Ekonomi
ISBN: 978-602-401-387-5
Ukuran: 17.5×25 cm
Halaman: ix, 254 hlm
Terbit: Oktober 2015
Stock: Di gudang supplier Jogjakarta (Deepublish)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

 
Live Chat