Buku Etika dan Tanggungjawab Profesi

Kategori: Buku Kuliah Perguruan Tinggi » Buku Umum | 91 Kali Dilihat
Buku Etika dan Tanggungjawab Profesi Reviewed by Tya Chan on . This Is Article About Buku Etika dan Tanggungjawab Profesi

Buku Etika dan Tanggungjawab Profesi Etika dan Tanggungjawab Profesi | Etika, disebut juga moral, susila, akhlak, sebagai cabang filsafat, sebenarnya merupakan ilmu terapan atau ilmu yang menyangkut praktis kehidupan manusia, termasuk para penyandang profesi. Masalah-masalah konkret yang dihadapi oleh penyandang profesi (profesi hukum, misalnya), tidak selalu dapat dijawab dengan prinsip-prinsip moral… Selengkapnya »

Rating: 4.5
Harga:Rp 59.000

Order via Whatsapp

0822-4482-9641 (WA)

Format Whatsapp : ORDER#JUDUL BUKU#BANYAK BUKU (lampirkan gambar/screenshot sampul Buku) Nama Pemesan:Alamat Lengkap:No. Hp:
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU : obdp076t
Stok Tersedia
Kg
19-02-2018
Detail Produk "Buku Etika dan Tanggungjawab Profesi"

Buku Etika dan Tanggungjawab Profesi

Etika dan Tanggungjawab Profesi | Etika, disebut juga moral, susila, akhlak, sebagai cabang filsafat, sebenarnya merupakan ilmu terapan atau ilmu yang menyangkut praktis kehidupan manusia, termasuk para penyandang profesi. Masalah-masalah konkret yang dihadapi oleh penyandang profesi (profesi hukum, misalnya), tidak selalu dapat dijawab dengan prinsip-prinsip moral yang umum, tetapi harus dibantu dengan data empiris dari bidang ilmu hukum. Dalam hal ini, membicarakan etika profesi hukum diperlukan bantuan dari berbagai cabang ilmu hukum, khususnya ilmu tentang kenyataan hukum (Tatsachenwissenschaft) atau ilmu-ilmu empiris tentang hukum, seperti sejarah hukum, psikologi hukum dan sosiologi hukum. Pembicaraan tentang etika profesi hukum biasanya dimasukkan dalam kategori etika normatif bukan etika deskriptif. Etika normatif tidak hanya sebagai penonton yang netral, yang hanya mendeskripsikan dan tidak memberikan penilaian. Etika normatif sudah sampai pada keberpihakan yakni memberikan penilaian suatu sikap baik dan buruk dan kemudian merekomendasikan kepada penyandang profesi itu untuk memilihnya. Tentu saja penilaian itu baru dapat diberikan setelah prinsip-prinsip moral yang ada itu dideskripsikan. Dengan kata lain, etika normatif bertugas menindaklanjuti hal-hal yang telah digambarkan secara obyektif oleh etika deskriptif. Seorang penyandang profesi hukum tidak boleh berhenti sampai pada kesadaran argumentatif mengenai prinsip-prinsip moral dalam profesi. Ia juga harus berani mengambil sikap atas prinsip-prinsipnya. Sikap inipun harus sejalan dengan prinsip-prinsip umum profesi yang digelutinya.

Etika, sebagai refleksi manusia tentang apa yang dilakukannya dan dikerjakannya mempunyai suatu tradisi yang panjang dan telah menjadi bahan kajian serta pembicaraan sejak zaman Aristoteles pada 24 abad yang lalu. Namun banyak gejala menunjukkan, bahwa di jaman sekarang minat untuk etika ternyata tidak berkurang tapi justru bertambah. Sebabnya tentu karena kita –lebih dari generasi-generasi sebelumnya- menghadapi berbagai
masalah moral yang baru dan berat. Masalah-masalah itu bukan saja ditimbulkan karena perkembangan pesat di bidang ilmu dan teknologi, tapi juga karena perubahan sosio budaya yang mendalam, yang pada waktu bersamaan berlangsung di mana-mana dalam masyarakat modern. Sudah menjadi rahasia umum, bahwa di zaman sekarang sebagian masyarakat kita, dari mulai para pejabat tinggi Negara sampai masyarakat kebanyakan tengah mengalami krisis moral, termasuk para penyandang profesi. Mereka, para penyandang profesi ini dalam melakukan pekerjaannya, sebagaimana yang sering kita saksikan di berbagai pemberitaan, telah melakukan pelanggaran etika.

 

Detail Buku: 
Judul: Etika dan Tanggungjawab Profesi
Pengarang: Adnan Murya & Urip Sucipto
Institusi: Universitas Wiralodra Indramayu
Bidang Ilmu: Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISBN: 978-602-401-166-6
Ukuran: A5
Halaman: x, 140 hlm
Terbit: Januari 23016
Ketersediaan: stock di gudang supplier (Deepublish)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

 
Live Chat